|
|
 |
|
Pelatnas Olimpiade Tarik Menarik Kepentingan |
|
|
|
|
Written by Paulus Rudy Jr
|
|
Thursday, 13 March 2008 |
Pelatnas Olimpiade Tarik Menarik Kepentingan Oleh admin Selasa, 11-Maret-2008
Pada saat negara lain sedang bersiap serius menghadapi Olimpiade Beijing 2008, situasi tarik-menarik kepentingan justru terjadi dalam pelatnas Olimpiade Indonesia.
Oleh: Dede Isharrudin
Pada saat negara lain sedang bersiap serius menghadapi Olimpiade Beijing 2008, situasi tarik-menarik kepentingan justru terjadi dalam pelatnas Olimpiade Indonesia.
Keinginan kontingen Kalimantan Timur untuk melatih tiga lifter putra, Eko Yuli Irawan, Triyanto, dan Edi Kurniawan, dalam rangka persiapan PON XVII di Balikpapan, Kaltim, mendapat tentangan dari pelatnas Olimpiade yang ingin mereka dilatih di Jakarta.
Sampai-sampai Komandan Pelatnas Olimpiade Beijing, Mulyana, menegaskan akan menjemput ketiga lifter itu dari Balikpapan agar menjalani pelatnas sentralisasi di ibu kota dan bergabung dengan tiga lifter yang sudah lebih dulu berlatih.
''Tak mungkin mengubah atau mencoret, apalagi mereka sudah lolos validasi. Pencoretan hanya untuk atlet yang tidak lolos validasi. Jadi kami akan bicarakan dengan pelatda PON Kaltim,'' ujarnya di sela-sela rapatnas KONI, pekan lalu.
Komandan pelatda PON XVII, Kaltim, Zuhdi Yahya, menyatakan dirinya tetap mendahulukan kepentingan nasional ketimbang lokal. ''Hanya kami melihat waktunya berdekatan antara PON dan Olimpiade. Tidak seperti SEA Games 2007 yang waktunya masih jauh sehingga kami bisa melepas mereka berlatih ke Jakarta. Kini, karena berdekatan, lebih baik mereka berlatih di Balikpapan. Toh mereka juga ditangani pelatih asalnya. Soal program bisa dikomunikasikan,'' jelasnya.
Problem Lama
Persoalan tarik-menarik, terutama pada angkat besi, memang sering terjadi. Penyebabnya bermacam-macam. Mulai dari latar belakang pelatih para lifter, kepentingan daerah yang membiayai atlet, serta ketidakpercayaan terhadap program pelatnas sentralisasi di Jakarta. Bahkan alasan terakhir sering jadi faktor utama karena pelatih asal para lifter khawatir anak didiknya cedera atau tidak terurus jika ditangani para pelatih pelatnas.
Tak heran ketika PB PABBSI mengeluarkan surat agar semua lifter yang masuk pelatnas Olimpiade harus latihan ke Jakarta, surat balasan keras langsung dikirimkan kembali oleh Imron Rosadi, pelatih angkat besi kawakan asal Lampung.
Isinya ia menolak sentralisasi dan tidak akan menyerahkan para lifternya, Jadi Setiadi, Rohman Hidayat, Citra Febriyanti, dan Okta Dwi Pramita, berangkat ke Jakarta. ''Lebih baik kami memilih untuk tidak masuk pelatnas Olimpiade,'' ujar Imron dalam surat yang sempat dibaca BOLA.
Itulah problem lain dalam pembinaan prestasi olahraga nasional. Intinya, bagaimana mau membangun tim yang kuat jika sudah tidak ada lagi saling percaya, baik terhadap kualitas dan program pelatih daerah ataupun terhadap sistem pelatnas sentralisasi yang sering menuai problem intern. (bolanews.com) |
|
MBI - Habis Gelap Terbitlah Terang |
|
Hari ini 21 April 2008, Wanita Indonesia mengenang seorang tokoh pahlawan nasional bernama Kartini. Wanita yang bernama lengkap Raden Ajeng Kartini ini lahir di Jepara 21 April 1879 mendorong semangat wanita Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Perjuangan terutama dalam bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah pendidikan untuk para gadis. Dia mendobrak feodalisme yang membatasi hak pendidikan wanita yang hanya sampai sekolah dasar. Itu pun hanya putri-putri bangsawan yang bisa mengecap pendidikan. Keinginan seorang Kartini menuntut hak-hak wanita Indonesia khususnya Jawa tertuang dalam surat-suratnya pada sahabat Eropa nya yang terangkum dalam buku dalam bahasa Belanda Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang). |
|
Read more...
|
| |
|
|
 |
Contact Us Sekretariat Indonesia Racket School Jln Kayoon 76-88 Surabaya, 60271
Telp : 031-5458300 Fax : 031-5321376
GOR El Shadday Jl Wisma Kedung Asem Indah blok HH 3-6 Surabaya Telp : 031-8796905 email :
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
|