Login Form






Lost Password?
No account yet? Register
About Us PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 02 January 2008

Indonesia Racket School didirikan bulan September 2007 dengan berkumpulnya beberapa mantan atlet yang tergerak membangkitkan kembali prestasi olahraga nasional. Pada awalnya Paulus Rudy Jr yang saat ini tercatat sebagai pelatih squash Jawa Tengah, bertemu dengan Roy Purnomo yang baru kembali setelah beberapa tahun melatih bulutangkis di Peru dan ingin mendirikan sebuah klub badminton. Akhirnya setelah bertemu dengan mantan rekan Paulus dan Roy sewaktu menjadi atlet bulutangkis di Djarum Kudus yaitu Yolanda maka kita sepakat untuk membentuk Indonesia Racket School.

Aktivitas pelatihan Indonesia Racket School dimulai bulan November 2007 di Pakuwon Family Club untuk latihan bulutangkis dan di Dian Istana Family Club dan Ciputra Family Club untuk latihan squash. Dengan berkembangnya jumlah murid yang kami latih maka kami berencana untuk mengembangkan lagi Indonesia Racket School setahap demi setahap. Desember 2007, Paulus bertemu Ferry Irawan yang merupakan salah satu rekan sewaktu menjadi atlet squash. Ternyata Ferry juga melatih bulutangkis. Akhirnya kita sepakat untuk membentuk Indonesia Racket School cabang El Shadday.

Perkembangan Indonesia Racket School tidak berhenti di situ saja. Akhir Desember 2007, pemilik GOR El Shadday bernama Taufik karena kecintaannya dengan bulutangkis maka dia juga menyatakan untuk bergabung di Indonesia Racket School. Direncanakan pertengahan tahun 2008 bersamaan dengan tahun ajaran sekolah yang baru, Indonesia Racket School sudah memiliki asrama untuk menampung atlet yang berasal dari luar kota, luar pulau maupun dari luar negeri. Atlet yang tinggal di asrama akan di seleksi terlebih dahulu dan rencana seleksi akan diadakan sekitar bulan Mei 2008. Indonesia Racket School juga sudah mempunyai rencana untuk pembangunan sebuah kompleks olahraga yang terdiri dari 6 lapangan bulutangkis, 3 lapangan squash, 2 lapang futsal, asrama dan fitness center di atas lahan tanah yang sudah dimiliki oleh Taufik yang akan dibangun sekitar tahun 2009-2010. Diharapkan akan ada sponsor yang tertarik dengan proyek Indonesia Racket School ini sehingga realisasinya akan terwujud dengan cepat dan sempurna.

Indonesia Racket School memiliki motto ‘Bangkitkan Bulutangkis, Majukan Squash, Kibarkan Indonesia’, juga bertekad untuk mengikuti agenda kejuaraan yang resmi diadakan oleh PBSI dan PSI maupun yang tidak resmi yang diadakan di daerah-daerah dan bahkan kita sudah bertekad untuk mengikuti agenda Superliga Bulutangkis 2008. Dan Indonesia Racket School turut mendukung 100% kegiatan yang diadakan oleh MBI (Masyarakat Bulutangkis Indonesia). Selain itu, Indonesia Racket School juga melakukan kerjasama dengan klub – klub besar di dalam maupun luar negeri seperti latih tanding, mengadakan training camp dan lain sebagainya.

Last Updated ( Tuesday, 11 March 2008 )